December 8, 2009
Sakit ku bukan karena penyakit.
Sakit ku karna beban ini ku pikul teramat berat.
Semua rasa hanya aku yang mampu rasakan.
Semua peristiwa hanya aku yang mampu uangkapkan.
Lelah aku hadapi mereka.
Mereka tak pernah mau mengerti aku.
Tetapi aku harus selalu mengerti mereka.
Dari awal perjalanan hidup ku,
Aku hanya mengenal sosok mereka.
Tapi mereka tak berhak menuntut yang tidak aku bisa dan aku tak mengerti.
Bukan salah ku jika akhirnya di hadapan mereka aku terlihat menyakiti mereka.
Walau sesungguhnya aku tak ingin seperti ini.
Memang bagi mereka maaf itu tak ada harganya.
Mereka tak pernah juga mengerti apa arti maaf.
Yang mereka tau hanyalah
“YANG BERSALAH HARUS TETAP MENJADI YANG BERSALAH”.
Jadi tolong jangan hanya salahkan aku tentang semua ini.
Seumur dunia, aku hanya terus berfikir.
Berlari terus untuk selalu mencari jawaban yang benar menurut mereka.
Hidup memang hanya 1x tapi hidup ku selalu terpasung oleh tingkah mereka yang meninginkan kesempurnaan.
…
Mereka.
Mengapa mereka hanya inginkan air mata ku saja?
Entah itu air mata kepedihan atau air mata ketegaran ku.
1000x aku menundukan hati ku pada mereka. Mereka tetap saja tak bisa mengerti aku.
Lalu mereka tuntut aku untuk mengasihi mereka dengan sikap ku?
Sikap yang seperti apa?
Bagi ku jika tak ada kebaikan yang aku dapat,buat apa itu semua
Mungkin perjuangan ini sudah cukup sampai disini, dan kemampuan ku sudah sampai pada batasnya.
Mereka hanya mampu buat ku semakin bingung untuk melangkah. Menentukan kesempatan hidup yang lebih baik dari pada bersama mereka.
Bersama mereka hanya dapat buat hidup ku hampa, kosong, dan penuh dengan air mata.
Tapi dibalik itu semua aku sudah mempunyai kata yang ajaib yaitu
SELALU MENGASIHI DAN SELALU MEMAAFKAN.
Karena sesungguhnya mereka adalah orang yang sebenar-benarnya aku sayangi…
Posted in: Uncategorized | 1 Comment »